Kebiasaan Salah Dalam Penggunaan Celana Dalam

v

Seorang wanita amatlah dianjurkan untuk menjaga keberseihan dan kesehatan vagina. Sebab dari situlah banyak penyakit berbahaya muncul. Masalah kesehatan organ intim paling sering disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Bakteri dan jamur biasanya menyebabkan kulit di daerah organ intim tersebut gatal – gatal dan membengkak. Datangnya bakteri serta jamur ini dilatarbelakangi oleh makanan yang dikonsumsi dan pemakaian celana dalam wanita yang tidak memenuhi standar kesehatan. Oleh karena itulah jika kita berbicara tentang kesehatan vagina maka pembicaraan tentang produk busana wanita tersebut menjadi penting untuk dibahas. Dari topik itu ada banyak sekali hal penting yang harus diketahui. Nah, pada posting yang sedang anda baca ini, kami sudah menyusun penjelasan tentang kebiasaan salah dalam penggunaan celana dalam. Apa sajakah itu? Berikut adalah uraiannya dari kami.

v

  1. Membiarkan celana basah

Bila kita termasuk orang yang mudah berkeringat maka sangat penting untuk memperhatikan apakah celana dalam yang kita gunakan masih dapat menangani masalah keringat dengan baik atau tidak. Jika kita menemukan celana kita sudah basah akibat keringat ada baiknya kita langsung menggantinya dengan yang masih kering dan bersih. Aturan keshatan yang ada mengingatkan kita untuk mengganti celana dalam paling sedikit dua kali dalam sehari.

  1. Asal dalam memilih bahan

Tidak semua bahan bahan sesuai dengan kriteria celana dalam yang dapat menjaga kesehatan organ reproduksi dengan baik. Ada bahan yang bahkan sama sekali tidak dapat menyerap keringat. Maka dari itu sebaiknya pilih saja celana dalam berbahan katun karena sifatnya yang mudah menyerap keringat serta mempunyai rongga udara sehingga dapat menyiskulasikan udara dengan baik.Dengan begitu area kelamin tidak akan mendapat kelambaban yang berlebih.

  1. Kebiasaan menggunakan korset, g- string, dan pakaian dalam lainnya yang terlalu ketat

Bila kita menggunakan celana dalam atau pakaian dalam lainnya yang terlalu ketat itu dapat menyebabkan gesekan keras pada kulit sehingga beresiko iritasi. Secara umum pakaian dalam ketat pun dapat mengganggu aliran darah dan tentunya berdampak pada kesehatan tubuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*